Selasa, 02 Agustus 2016

Operasi Mockingbird - Program Rahasia CIA Untuk Memanipulasi Media dan Menyebarkan Propaganda

 


CIA disebut merekrut media massa dan jurnalis untuk menjadi mata-mata dan agen propaganda. Operasi ini melibatkan Philip Graham, yang merupakan penerbit Washington Post. Situs Globalresearch menyebut belakangan jumlah media yang bergabung bertambah yaitu ABC, NBC, CBS, Time, Newsweek, Associated Press, Unite Press International, Reuters, dan Hearts Newspapers. Setidaknya 25 media dan 400 jurnalis termasuk dalam angkatan pertama ini.

Pada masa kini, kita seringkali mendengar mengenai kasus berita tidak benar dan palsu. Malah, pihak Pemerintah juga semakin tegas mengekang penyebaran berita palsu (hoax) ini dengan mendakwa pihak yang terlibat menyebarkan berita tersebut.
 

Disadari atau tidak, berita palsu sebenarnya memiliki efek buruk tertentu. Dalam kasus penyebaran virus C0V1D-19 misalnya, penyebaran berita palsu di dalamnya beberapa kasus telah membuat masyarakat panik.

Ada juga sebagian yang menggunakan berita palsu sebagai alat propaganda. Adanya media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan lain sebagainya hanya memudahkan pengguna untuk menyebarkan berita palsu ini hanya dalam satu klik.

Secara historis, produksi berita palsu (hoax) dalam memanipulasi media dan membuat propaganda bukanlah hal baru. Namun, karena media sosial tidak ada di masa lalu, metode yang lebih "tradisional" atau konvensional digunakan untuk "mengontrol" media.


Peluncuran Operasi Mockingbird




Operasi Mockingbird (atau Operation Mockingbird) adalah operasi rahasia berskala besar yang diprakarsai oleh CIA pada awal 1950-an. Dalam operasi ini, mereka merekrut sekelompok penulis dan wartawan untuk menghasilkan berita propaganda sesuai arahan mereka.

Wartawan yang direkrut dibayar gaji oleh CIA dan diinstruksikan untuk menulis cerita palsu tentang suatu isu sesuai sudut pandang badan intelijen tersebut.

Pada tahap awal, banyak organisasi dan majalah independen yang disponsori oleh CIA sebagai "alat" untuk operasi ini. Berawal dari ruang lingkup kecil, segera cakupan operasi ini meluas dimana CIA mulai membidik media cetak utama di pasaran. Frank Wisner, Direktur Unit Kontra-Terorisme - CIA telah dinominasikan untuk memimpin operasi ini.

Dalam operasi ini, Frank Wisner diinstruksikan untuk fokus pada topik propaganda, perang ekonomi, sabotase dan anti sabotase, tindakan agresi dan pemindahan, bantuan kepada kelompok bawah tanah (underground) dan dukungan dari elemen anti komunis.


Modus Operandi Operasi Mockingbird


Pada tahap awal, CIA mendanai organisasi-organisasi kecil independen sebagai alat untuk menyampaikan pesan propaganda mereka. Seiring waktu, CIA mulai menargetkan surat kabar utama di pasar. Pada masa kejayaannya, CIA diyakini telah menguasai sekitar 25 perusahaan atau agen penerbitan surat kabar.

Modus operandi dari operasi ini adalah menempatkan laporan yang menampilkan keahlian CIA serta pandangan tentang suatu isu dari sudut pandang CIA sendiri sebelum tulisan ini diambil dan dipublikasikan kembali dalam jaringan 25 perusahaan penerbitan yang sudah mereka kendalikan.

Jaringan perusahaan yang menjadi sasaran utama operasi ini adalah perusahaan yang dijalankan oleh orang-orang yang terkenal liberal namun berpandangan pro-Amerika, memiliki bisnis besar dan anti-Soviet.

Di antara individu atau perusahaan yang mereka kendalikan adalah William S. Paley (CBS), Arthur Hays Sulzberger (The New York Times), Alfred Friendly (The Washington Post), Jerry O'Leary (The Washington Star) dan Hal Hendrix (Miami News). Jika ditelisik, perusahaan-perusahaan tersebut adalah koran mainstream dan masih tetap beroperasi hingga saat ini.

Pendanaan CIA untuk organisasi independen dan swasta tidak hanya tentang menciptakan cerita yang menyenangkan dan menguntungkan mereka. Ini juga merupakan cara untuk mengumpulkan informasi dari negara lain yang terkait dengan keamanan nasional Amerika.


Dalam sebuah artikel berjudul "The CIA and the Media" yang diterbitkan pada tahun 1977 yang dimuat di majalah Rolling Stone, penulisnya Carl Bernstein mengungkapkan bahwa CIA "secara diam-diam telah mendanai layanan berbagai surat kabar, majalah, dan surat kabar asing - Inggris dan asing - yang memberikan perlindungan yang sangat baik untuk operasi rahasia CIA ini".

Dalam operasi tersebut, CIA juga diketahui telah melakukan pengintaian (sadap) terhadap peralatan komunikasi yang digunakan wartawan. Selain itu, dokumen internal CIA juga mengungkapkan bahwa CIA telah menggunakan jasa dua penulis surat kabar populer yang dikenal sebagai Robert S. Allen dan Paul Scott untuk menyampaikan pesan propaganda mereka.

Kedua wartawan ini sangat berpengaruh dan konon ada lebih dari 300 laporan atau tulisan dihasilkan yang dimuat di surat kabar di seluruh dunia, khususnya di Amerika Serikat sendiri.


Pengungkapan Operasi Mockingbird

Pertemuan Church Committee
Keterbukaan publik inilah yang menyebabkan pemerintah harus melakukan penyelidikan internal dengan membentuk komite investigasi bernama "Church Committee". Selain CIA, tim investigasi khusus ini juga menyelidiki jika ada pelanggaran organisasi lain seperti FBI, NSA, dan IRS.


Pada tahun 2007, dokumen yang berisi sekitar 700 halaman sejak tahun 1970-an diungkap ke publik (baca: mendeklasifikasi) oleh CIA dalam koleksi yang disebut "The Family Jewels".

Dokumen ini berisi berbagai laporan investigasi atas skandal dan perilaku buruk lembaga (CIA) ini sekitar tahun 1970-an. Operasi Mockingbird disebutkan dalam laporan ini yang telah diungkapkan bahwa 2 wartawan AS telah disadap (diintai) peralatan komunikasi mereka selama beberapa bulan.




Penutup (Konklusi):
Operasi Mockingbird adalah strategi politik rahasia yang dilaksanakan oleh Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) untuk mempengaruhi media di dunia. Awal penyelenggaraan operasi mockingbird ini yaitu pada tahun 1950-an. Operasi ini juga mengikutsertakan para jurnalis-jurnalis Amerika ke sebuah jaringan besar dalam rangka membantu menyampaikan pandangan, propaganda, dan kepentingan-kepentingan CIA. Bahkan, kegiatan ini juga didanai oleh beberapa kalangan mahasiswa, organisasi budaya, serta perusahaan-perusahaan media massa yang jaringgannya sangat luas. 

Referensi:
  • Operation Mockingbird; by Linda Baletsa (Author)
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Operation_Mockingbird
  • https://www.wanttoknow.info/mass_media/operation-mockingbird
  • https://spartacus-educational.com/JFKmockingbird.htm
  • https://www.rollingstone.com/culture/culture-lists/rolling-stones-biggest-scoops-exposes-and-controversies-10596/journalists-exposed-as-secret-cia-operatives-30558/
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Church_Committee
  • https://popularresistance.org/illusory-nsa-investigations-and-what-is-really-needed/

Info artikel ini akan diupdate setiap ada perkembangan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar