Minggu, 17 Mei 2015

Koneksi Komunis Dengan Ajaran Yahudi

Komunis Pelaksana Ajaran Yahudi[1]


Komunisme adalah sebuah aliran berpikir berlandaskan kepada atheisme[2] yg menjadikan materi sebagai asas segala-galanya. Komunisme dalam menafsirkan sejarah melakukan “perjuangan” berdasarkan paham pertarungan antar kelas (proletar dan borjuis) dan faktor ekonomi menjadi motif perjuangan.


Aliran ini lahir di Jerman di bawah asuhan Karl Marx dan Friedrich Engels. Pada tahun 1917 M gerakan Marxis ini menjelma dalam bentuk revolusi Bolsheviks di Rusia yang terjadi sesuai dengan planing Yahudi. Komunisme berkembang karena penganutnya melakukan ekspansi dengan tangan besi dan kekerasan. Umat Islam banyak terluka (lahir-batin) oleh idiologi ini dan banyak bangsa-bangsa yg hilang dari peredaran sejarah lantaran ulah aliran ini.

Selasa, 05 Mei 2015

OBELISK: Simbol Maskulinitas, Paganisme dan Pemujaan Setan



Adakah diantara kita yang pernah mendengar tentang Obelisk? Mungkin diantara kita sudah ada yang pernah mendengarnya, tapi apakah sebenarnya Obelisk ini? Dan mengapa simbol atau bangunan yang menggambarkan tentang Obelisk ini berada dan berdiri hampir diseluruh belahan dunia? bahkan tidak hanya terdapat di luar negeri saja, di dalam Negara kita sendiri Indonesia terdapat lambang bangunan tersebut.

Senin, 13 Januari 2014

Koloni Lebah Menyusut: Jika Lebah Musnah Maka Manusia Ikut Punah!



Jika Koloni Lebah Musnah, Apa Yang Akan Terjadi? Tumbuhan, Binatang dan Manusia Ikut Punah

“If the bee disappeared off the face of the Earth, man would only have 4 years left to live.” (Albert Einstein)

“Jika lebah menghilang dari muka Bumi, maka manusia hanya memiliki 4 tahun lagi untuk dapat bertahan hidup.” (Albert Einstein)

Semua elemen dari suatu ekosistem sangat penting, dan memainkan peran mereka sendiri yang berbeda dalam fungsional holistik ekosistem tersebut.

Jika Anda menghapus salah satu unsur itu maka akan dapat menyebabkan tingkat kehancuran tertentu, dan sistem alami akan perlu melakukan penyesuaian, yang bisa positif atau negatif dan berada di luar kendali kita.

Minggu, 01 Desember 2013

Yahudi dan Zionis Israel di Akhir Zaman (Bagian 1)


Nama Yahudi barangkali diambil dari Yehuda. Yehuda (Judah) adalah salahsatu seorang putra Nabi Yaqub ʿalayhi as-salām [1] yang kemudian hari dijadikan nama salahsatu kerajaan Israel yang pecah menjadi dua, setelah Nabi Sulaiman ʿalayhi as-salām meninggal. Sedangkan nama Israel adalah nama yang diberikan Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada Nabi Yaqub ʿalayhi as-salām, karena perbuatannya melakukan perjalanan di malam hari[2]. Di kemudian hari, karena dosa-dosanya yang sedemikian banyak dan pembangkangan mereka terhadap Nabi-Nabi mereka, bangsa Israel mendapatkan hukuman dari Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan menghancurkan kerajaan yang mereka miliki.